Friday, July 15, 2016

Anda sering nyeri di Tumit kenali gejala dan cara pengobatannya sekarang

Image Credit : infoherbalis.com

Penyebab nyeri pada tumit ada bermacam-macam. Namun penyebab yang paling sering adalah plantar fasciitis.

Plantar fasciitis menyerang banyak orang di seluruh dunia. Di Amerika Serikat, sekitar dua juta orang atau lebih menderita penyakit tersebut. Diperkirakan rata-rata 1 di antara 10 orang di seluruh dunia akan mengalami plantar fasciitis.

Tidak hanya mereka yang kurang berolahraga, plantar fasciitis ternyata juga dapat menyerang kelompok yang tergolong atletis. Meskipun demikian, penyakit nyeri tumit ini lebih banyak dialami oleh kaum wanita, lansia, dan mereka yang bermasalah dengan kelebihan berat badan.

Apa Itu Plantar Fasciitis?

Berdasarkan pengertian dari namanya, plantar fasciitis adalah peradangan dari plantar fascia – suatu selaput tebal pada telapak kaki yang berfungsi membentuk dan mempertahankan lengkung telapak kaki.

Namun menurut berbagai penelitian, penyakit plantar fasciitis ternyata lebih disebabkan oleh proses degeneratif (penuaan) ketimbang peradangan.

Berbagai penelitian telah berusaha untuk mencari penyebab dari plantar fasciitis. Obesitas diduga sebagai salah satu faktor yang berkontribusi, mengingat ditemukannya obesitas pada 70% penderita plantar fasciitis. Selain itu, penyakit ini juga disebabkan oleh karena terlalu lama berdiri atau berlari, sehingga menyebabkan kerusakan pada plantar fascia.

Kelainan posisi berdiri, di mana letak tumit lebih mengarah ke tengah badan juga disinyalir dapat menyebabkan terjadinya plantar fasciitis.

Bagaimana Gejalanya?

Penyakit ini memberikan gejala nyeri pada sisi dalam tumit yang dapat menyebar hingga ke telapak kaki dan tendon achilles – bagian belakang kaki di atas tumit.

Nyeri yang paling utama dirasakan pada pagi hari setelah bangun tidur, dan lama-kelamaan akan semakin berkurang seiring dengan aktivitas. Meskipun demikian, diketahui bahwa nyeri yang dirasakan tidak dapat benar-benar menghilang.

Rasa nyeri akan bertambah berat jika penderita berdiri atau berlari terlalu lama, membawa barang berat, melakukan olahraga di dataran yang keras atau melakukan olahraga angkat beban.

Bagaimana Mengobatinya?

Sebagian besar kasus plantar fasciitis memberikan respons yang baik terhadap pengobatan konvensional. Sementara itu, 1% di antaranya tetap membutuhkan operasi.

Pengobatan konservatif yang dapat dilakukan di antaranya adalah mengonsumsi obat-obatan antiradang dan antinyeri, serta melakukan peregangan. Selain itu, dapat pula dengan menggunakan semacam penyangga tumit pada malam hari, yang berfungsi untuk menjaga agar posisi tumit tetap stabil. Terapi dengan suntikan kortikosteroid langsung pada lokasi nyeri juga dapat membantu meredakan gejala.

Apabila setelah 6-12 bulan dengan pengobatan konservatif pasien tidak merasakan perbaikan, barulah pengobatan dengan cara operasi dapat dilakukan sesuai saran dari dokter.


Sumber : www.klikdokter.com


Berkomentarlah yang sopan tanpa mengandung SARA, pornografi, perjudian atau hal kriminal lainnya, komentar spam tidak akan di publikasikan.terima kasih