Sunday, July 17, 2016

13 makanan alami yang bisa turunkan kolesterol anda



 Makanan alami selain di yakini  tidak menimbulkan efek samping lebih aman di gunakan atau di konsumsi untuk jangka panjang . Berikut ini saya akan berbagi informasi makanan alami yang berkhasiat untuk turunkan kolsterol .
Image Credit : www.ramuanintim.com

1. Oat / Havermut
Makanan ini cocok untuk disantap saat sarapan. Oat mengandung beta glucan yang dapat menyerap LDL, dan dikeluarkan dari dalam tubuh. Konsumsi oat setiap hari selama 6 minggu terbukti dapat menurunkan kadar LDL (kolesterol jahat) sebanyak 5%. Hidangkan oat dengan susu dan buah untuk menambah kenikmatannya.
2. Ikan Salmon
Omega-3 (EPA dan DHA) yang terkandung dalam ikan salmon memiliki khasiat menurunkan kolesterol. Selain dalam salmon, lemak sehat ini juga terkandung dalam ikan sarden, tuna, teri, makarel, dan hering.
3. Kacang-kacangan
Konsumsi 30 gram kacang-kacangan setiap hari selama 1 bulan dapat menurunkan kolesterol total sebesar 5,4% dan LDL sebesar 9,3%. Terdapat banyak pilihan kacang, di antaranya almond, kacang tanah, kedelai, kenari, walnut, pecan, pistachio, dan lain-lain. Anda juga dapat mengonsumsi produk kedelai seperti tahu, tempe, dan susu kedelai untuk mendapatkan manfaat ini.
Berikut beberapa cara alami lainnya yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol di halaman selanjutnya.
urunkan tekanan darah, dan melindungi tubuh dari infeksi. Untuk mendapatkan manfaat ini, Anda dapat mengonsumsi dua sampai empat siung bawang putih per hari.
8. Minyak zaitun
Minyak ini mengandung lemak sehat, yaitu asam lemak tak jenuh rantai tunggal yang dapat menurunkan LDL dan “membakar” lemak yang menumpuk di perut. Anda dapat menuangkan minyak zaitun di atas salad atau sup, serta digunakan untuk menumis sayuran (api kecil-sedang). Jangan gunakan minyak zaitun untuk memasak makanan yang membutuhkan api besar.
9. Bayam
Sayuran ini mengandung zat lutein yang juga dapat ditemukan di dalam sayuran berdaun hijau tua lainnya serta kuning telur. Selain bermanfaat untuk mencegah kebutaan, lutein juga dapat menurunkan kadar kolesterol, sehingga juga berfungsi untuk menjaga kesehatan jantung.
10. Alpukat
Buah ini merupakan salah satu sumber yang baik dari asam lemak tak jenuh rantai tunggal yang dapat menaikkan HDL dan menurunkan LDL. Selain itu, alpukat juga mengandung beta sitosterol yang dapat membatasi penyerapan kolesterol ke dalam tubuh. Namun Anda harus membatasi konsumsi alpukat, karena buah ini memiliki kandungan tinggi kalori (300 kalori) dan lemak (30 gram) dalam satu buahnya.
11. Plant stanol dan plant sterol
Zat ini terbukti dapat menghalangi penyerapan kolesterol dari dalam makanan yang kita konsumsi sehari-hari. Menurut penelitian, plant stanol dan plant sterol dapat menurunkan kolesterol total dan LDL sebesar 14%. Konsumsi margarin dan minuman yang mengandung zat ini telah direkomendasikan oleh American Heart Association dan National Cholesterol Education Program untuk menurunkan kadar kolesterol darah.
Perbandingan
Menurut penelitian, dengan mengonsumsi plant stanol sebanyak 2 gram sehari terbukti dapat menurunkan kolesterol sebanyak 10%. Penurunan kolesterol tersebut dua kali lipat lebih banyak dibandingkan dengan jika Anda mengonsumsi 5-15 buah-buahan atau meminum 1000 ml susu kacang kedelai dalam sehari. Makan 3 mangkuk havermut dalam sehari pun hanya dapat menurunkan kolesterol sebanyak 4%, sementara makan ikan salmon sebanyak 150 gram dalam sehari pun hanya dapat menurunkan lemak darah kurang dari 1%.
Mengonsumsi makanan sebanyak itu tentunya tidak efisien dan efektif untuk pola hidup dewasa ini. Namun tidak perlu bersusah-payah, di pasaran belakangan ini terdapat plant stanol sebanyak 2 gram yang dapat dikonsumsi dengan praktis.


12. Delima
Manfaat delima tersebut bisa diperoleh dengan berbagai cara, seperti dalam bentuk sari buah atau bisa juga memakan bijinya, sirup, pasta atau konsentrat delima. Secara tradisional, buah delima biasa digunakan untuk membersihkan kulit dan mengurangi peradangan pada kulit Jus buah delima juga bisa mengurangi derita radang tenggorokan. Menurut penelitian yang dilakukan oleh American Journal of Clinical Nutrition, buah delima yang kaya antioksidan ini bisa mencegah oksidasi LDL atau kolesterol jahat dalam tubuh.Sari buah delima juga tinggi kandungan flavonoidnya, suatu jenis antioksidan kuat yang penting perannya untuk mencegah berkembangnya radikal bebas di dalam tubuh sekaligus memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak, serta mampu dalam memberikan perlindungan terhadap penyakit jantung, kanker kulit, dan kangker prostat. Antioksidan yang terkandung didalamnya membantu mencegah penyumbatan pada pembuluh darah arteri oleh kolesterol.
Bahkan kandungan antioksidan dalam buah delima jumlahnya tiga kali lebih banyak daripada wine atau teh hijau. Peneliti dari Vanderbilt University Medical Center menemukan bahwa orang yang meminum jus 3 kali atau lebih dalam seminggu, dapat menurunkan risiko terkena alzheimer hingga 76% dibandingkan orang yang tidak minum jus sama sekali.
Tak hanya alpukat, buah delima merah ini bisa Anda konsumsi untuk membantu menurunkan kolesterol secara alami. Selain itu, delima juga dapat membantu mengurangi plak arteri dengan meningkatkan oksida nitrat di dalam tubuh.
13. Jeruk
Jeruk memiliki kandungan Vitamin C yang sangat tinggi. Vitamin C sebagai antioksidan ini mampu mencegah radikal bebas masuk ke dalam tubuh. Tak hanya itu, dengan mengkonsumsi sebanyak 3 gelas jus jeruk setiap hari dapat meningkatkan kadar HDL hingga 21 mg dalam waktu 1 bulan.









Berkomentarlah yang sopan tanpa mengandung SARA, pornografi, perjudian atau hal kriminal lainnya, komentar spam tidak akan di publikasikan.terima kasih